RESMI DIPERCAYA sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Mataram, Dwi Jaya Saputra langsung melakukan konsolidasi internal. Langkah tersebut dilakukan untuk membenahi struktur organisasi partai, sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama.
Dalam konsolidasi perdana tersebut, Dwi Jaya mengatakan pihaknya telah membentuk panitia Musyawarah Cabang (Muscab). Forum tersebut nantinya menjadi wadah untuk membentuk kepengurusan PAN di tingkat kecamatan atau DPC di seluruh wilayah Kota Mataram.
“Ya ini adalah ajang konsolidasi internal, perdana. Kami langsung agendakan untuk merapikan struktur pengurus di tingkat DPC sampai tingkat ranting. Insyaallah Muscab segera kami gelar. Alhamdulillah, sudah kita bentuk panitia Muscab,” ujarnya.
Selain pembenahan struktur organisasi, Dwi Jaya menyebut pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah agenda kerja dan strategi konsolidasi politik untuk menghadapi pemilu mendatang. Salah satu fokus utama adalah memperkuat basis dukungan hingga tingkat akar rumput melalui pembentukan jaringan relawan.
Menurutnya, setelah pelaksanaan Muscab selesai, PAN Kota Mataram akan mulai merekrut relawan berbasis Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dari total 1.920 TPS yang tersebar di Kota Mataram, pihaknya menargetkan setiap TPS memiliki satu orang relawan.
“Selesai rampung Muscab, target selanjutnya kami akan merekrut relawan berbasiskan TPS. Di Kota Mataram ini ada 1.920 TPS, artinya satu relawan satu TPS dan semuanya harus terisi,” ungkapnya.
Dwi Jaya menjelaskan, para relawan tersebut nantinya akan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan perolehan suara PAN pada pemilu. Penguatan jaringan tersebut diharapkan mampu mendorong penambahan jumlah kursi PAN, baik di DPRD Kota Mataram, DPRD Provinsi NTB, maupun DPR RI.
Ia bahkan optimistis PAN dapat menembus empat besar perolehan suara secara nasional. Khusus di Kota Mataram, Dwi Jaya memasang target enam kursi legislatif dengan harapan seluruh daerah pemilihan dapat terwakili.
“Relawan ini goalnya suara PAN masuk empat besar secara nasional, sudah ada hitung-hitungannya. Di Kota Mataram sangat optimis kami dapat enam kursi, semua dapil terisi,” katanya.
Dwi Jaya juga mengingatkan jajaran pengurus DPD PAN Kota Mataram agar tidak menyamakan dinamika politik Pemilu 2024 dengan Pemilu 2029. Menurutnya, perubahan kondisi politik dan tantangan yang akan dihadapi membuat partai harus melakukan persiapan sejak jauh hari.
“Ya dinamika politiknya pasti berbeda, tantangannya juga berbeda. Karena itu mulai sekarang kita perkuat struktur di bawah. Kita juga akan mulai rekrut caleg dari tahun ini. Kita fokus dan solid dan pastikan mesin politik ini rapi,” pungkasnya. (ndi)
